It’s the 3rd part! Semangat kuliner tidak terhenti di
kota Jayapura saja. Penulis sempat menyambangi Nabire, sebuah daerah di Papua
yang terkenal dengan Jeruknya yang segar. Well,
di sini memang sangat miskin sinyal telepon. Bahkan hanya operator merah saja
yang mendapatkan sinyal di sini. Itupun hanya sinyal telepon, bukan sinyal
internet. Kebayang kan betapa desperado
nya penulis di sini ga bisa BBM-an, LINE, Kakao Talk, FB, Twitter, Path.. OMG!
Tapi demi wisata kuliner, apapun penulis sambangi! #PercayaGa #MulaiLebay
Papua oh Papua. Pemandangannya
memang indah tapi ke mana-mana susah. Yak, salah satu tantangan dalam wisata
kuliner ke Papua kali ini adalah susahnya angkutan di Papua. Bayangkan, di
Papua tidak ada yang namanya TAKSI! Well, di sini ada sih yang namanya taksi,
tapi taksi itu adalah angkot. Which means, kita ga bakalan bisa minta dianterin
ke tempat yang kita mau kecuali kita punya angkutan pribadi.
Itulah tagline dari resto yang dari segi luasnya cukup kecil, tetapi sangat nyaman untuk hangout. Ya, itulah Bits n Bobs. Sebuah resto hits yang terletak di tempat hits yang cukup baru juga yaitu The Foundry! Nah di resto ini, suasananya memang sangat nyaman, didominasi oleh properti yang sarat dengan kayu dan warna coklat dihiasi dengan penerangan yang cukup remang-remang. Kursinya terdiri dari beragam macam warna, yang entah kenapa malah menurut penulis kursinya ini yang justru membuat konsep suasana dengan warna monokrom jadi kurang maksimal. Either way, masih cukup enak untuk dipandang.
Caprianist is back again with some review! Kali ini penulis akan
membahas mengenai sebuah restoran yang cukup baru dan sangat penulis
rekomendasikan, yaitu: Altitude.
Restoran ini sendiri sebenarnya terdiri atas 3 buah, yaitu Salt Grill, Gaia, dan Enmaru. Konsep restoran ini menurut
penulis cukup fresh, karena
menawarkan konsep “3 in 1”, sehingga dapat menyesuaikan dengan preferensi para
pengunjung. Salt Grill memiliki konsep Australia, Gaia berkonsep Italia,
sementara Enmaru sudah jelas mengusung tema Jepang.
Still about singapore! I went to
Esplanade and was craving to have a lil bit luxury, so I pick this fine-looking
restaurant, SAUCE. It consists of an
indoor area with a long bar and a large alfresco courtyard, and both of them
looks promising. The night breeze called me so I ask the waiter fot the table
in outdoor area.
Judul
dari blog post kali ini terinspirasi dari nama Restoran yang penulis bahas kali
ini yaitu King of Thai. Mengusung
nama yang mendeklarasikan bahwa restoran ini adalah ‘raja’ dari restoran Thai
mungkin sedikit berlebihan karena tempat dari restoran ini sendiri yang menurut
penulis tidak se-‘wah’ namanya. Berlokasi di tengah Mal, King of Thai belum
mampu memuaskan penulis dari sisi dekorasi dan interiornya yang sangat minim
tapi tidak indah. Entah kenapa penulis merasakan adanya blur antara konsep interior restoran ini dengan tema makanannya.
Interiornya membuat tidak betah untuk berlama-lama karena just plain dan tidak terlalu nyaman untuk nongkrong.
Tak ada habis-habisnya inovasi
yang ditawarkan oleh banyak restoran di Jakarta ini, salah satunya yang
mengusung tema komedi horror seperti restoran Nyi Rempong ini. Mengusung nama yang cukup unik dan suasana yang
kelam, ternyata ini adalah sebuah restoran sunda yang memiliki konsep unik.
Tempat duduknya lesehan, dan didekorasi dengan banyak properti yang agak angker
seperti patung dan kain kotak-kotak yang notabene
merupakan kain sakral di Bali.
Saat melihat namanya, penulis langsung terlintas makanan
favorit penulis untuk mengawali hari: OMELETTE! Ya, breakfast yang sudah
mendunia ini memang memiliki rasa yang enak dan tidak enek serta cukup bergizi
untuk dikonsumsi pada pagi hari sebelum kita mulai beraktivitas.
Anda orang batak? Jika iya, pasti pernah mendengar kata ‘naniura’.
Ya, bisa dibilang inilah sushi asli Indonesia yang merupakan salah satu makanan
a la medan khususnya bagi orang batak.
Ikkudo-ichi. Dari namanya, pasti udah pada tau kalau ini adalah resto jepang! Ya, Jepang. Salah satu negara kesukaan saya karena saya suka makanannya. Nah, Ikkudo-ichi ini merupakan resto Jepang yang memiliki ramen sebagai menu andalannya. Ramen ini tergolong agak lebih murah sedikit daripada resto sejenis, dan menurut penulis, rasanya ENAK!!! Bumbunya lebih meresap dibanding resto ramen lainnya. Menu andalan tentu saja Tonkatsu Ramen-nya, tetapi bagi yang ingin makanan halal, tersedia dengan pilihan daging ayam juga kok, jadi jangan khawatir :)
Suka keju? Kalo iya, berarti sama dengan penulis! Penulis juga suka sekali dengan keju karena biasanya dicampur dengan apapun, keju itu tetap enak!
Nah kali ini penulis lagi iseng mampir ke Richeese Factory, di mana menunya memang berbasis keju semua. Resto Fast food ini memiliki keju hampir di setiap varian menunya. Karena penulis sedang nggak terlalu lapar di kala itu, jadiiiii penulis hanya mencoba Salad Keju nya saja.
Nah kali ini penulis lagi iseng mampir ke Richeese Factory, di mana menunya memang berbasis keju semua. Resto Fast food ini memiliki keju hampir di setiap varian menunya. Karena penulis sedang nggak terlalu lapar di kala itu, jadiiiii penulis hanya mencoba Salad Keju nya saja.
Hola! Bonjour! Konnichiwa! Hello!
Kali ini penulis benar-benar amazed dengan apa yang disajikan resto ini. Gimana nggak? Karena resto yang penulis kunjungi kali ini memiliki menu yang sangat amat banyaaaal sekali. Well, ini adalah resto buffet yang terletak di sebuah hotel bintang 5 di Jakarta, yaitu Satoo!!
Kali ini penulis benar-benar amazed dengan apa yang disajikan resto ini. Gimana nggak? Karena resto yang penulis kunjungi kali ini memiliki menu yang sangat amat banyaaaal sekali. Well, ini adalah resto buffet yang terletak di sebuah hotel bintang 5 di Jakarta, yaitu Satoo!!
Penulis termasuk orang yang cukup rutin pergi ke gym, dan jujur aja suka bingung abis nge-gym enaknya ke mana ya? Sayang dong udah rajin olahraga tapi pola makan dan makanannya itu sendiri ga diatur? Untung aja penulis nemuin resto yang berkonsentrasi ke menu TELUR. Seperti yang kita ketahui, telur terutama bagian putihnya mengandung banyak sekali protein, daaaaan berita baiknya, di restoran ini tersedia jus putih telur dengan berbagai pilihan rasa! Menurut penulis, rasanya juga enak dan nggak enek sama sekali padahal mengandung banyak putih telur:
Pengen makan steak yang murah, enak dan sehat? Wah langsung aja ke Joni Steak! Di sini sepertinya memang menunya ditujukan untuk orang-orang yang memang ingin makan enak tapi sehat, karena hampir tiap menu di sini punya pilihan "DIET"-nya! it means, tiap menu bisa dipilih mau normal atau dibuat sebagai menu diet. Penulis mencoba Chicken Grill Steak, dan dengan harga Rp 30.000,- saja, bisa mendapatkan sebesaaaaaar ini:






















